ALASAN MENGAPA ORANG JAWA DILARANG MENIKAH DENGAN ORANG SUNDA

by oky , at 12:17 AM


Hallo sobat, bagaimana kabar jodoh sobat hari ini? Apa sobat ada yang orang Jawa dan orang Sunda disini? Kalau ada, kayaknya sobat harus membaca sedikit ulasan saya kali ini deh! Memang kalau masalah jodoh itu kita tak tahu, karena itu merupakan rahasia dari Tuhan YME. Tapi dengan kita yang tak tahu itu, kita akan selalu berusaha untuk menjemput jodoh kita sendiri. Namun dibeberapa daerah tertuntu mereka memiliki kepercayaan pernikahan yang tak bisa dilanggar, dan menjadi ketetapan pasti dalam hal jodoh. Berikut penjelasan mengenai orang Jawa yang tidak boleh menjalin ikatan pernikahan dengan orang Sunda, seperti yang sudah dilansir dari bintang.com (23/10/2015).





Pasti kalian pernah dengar tentang mitos bahwa orang jawa tidak boleh menikah dengan orang suku Sunda. Pasti kita bertanya-tanya mengapa ngak boleh? Masak kita harus putusin pacar kita yang bersuku Sunda. Mitos tersebut masih dipegang erat oleh beberapa orang. Meski belum tahu pasti kenapa hal tersebut terjadi, banyak orang jawa yang meyakini bahwa kepercayaan tersebut terjadi karena parang bubut.

Gara-gara hal tersebut yang menyebabkan orang jawa tidak boleh menikah dengan orang sunda. Perang bubut adalah, perang yang diawali dengan Raja Majapahit ke 4 yaitu Hayam Wuruk yang ingin mempersunting Puteri Dyah Pitaloka Citraresmi dari tanah pasundan. Putri Pitaloka konon katannya memiliki wajah yang sangat cantik hingga Hayam Wuruk tertarik saat melihat lukisan wajahnya di kerajaan Majapahit. Selain tertarik Hayam Wuruk juga memanfatkan kesepatan tersebut untuk bersekutu dengan Negri Sunda. Karena telah mendapat restu dari para penasehatnya akhirnya Hayam Wuruk mengirimkan surat kepada Maharaja Linggabuana, ayah dari putri Pitaloka. Dan surat tersebut diterima dengan baik oleh ayah Putri Pitaloka dan pernikahan pun akan dilaksanakan di Majapahit.

Para rombongan Maharaja  Linggabuana pun datang ke majapahit dan diterima dengan baik di kerajaan tersebut. Mereka dan rombongan menepati sebuah Pesanggrahan Bubat. Namun saat melihat para rombongan pasukan Sunda, Gajah Mada mepunyai niat untuk menaklukan tanah pasundan. Hal tersebut dikarenakan sumpah palapa yang diucapkan oleh  Gajah Mada yang isinya semua kerajaan nusantara harus dikuasai Majapahit kecuali Kerajaan Sunda. Gajah Mada pun mendesak Hayam Muruk untuk menerima Pitaloka bukan sebagai pengantin melainkan sebagai tanda penaklukan kerajaan Pasunda. Hayam  Muruk pun merasa bimbang karena desakan Gajah mada.

Akhirnya pajajaran tidak terima bahwa mereka ke sini hanya untuk menyerahkan Pitaloka dan perang pun tidak bisa terelakan. Karena pada perang tersebut pasukan Gajah Mada lebih besar perang pun berhenti saat Maharaja gugur. Hal tersebut membuat Pitaloka bersedih dan akhirnya bunuh diri. Karena pada saat itu bunuh diri dianggap sebagai bentuk untuk membela harga diri. Hal tersebut juga membuat masyarakat Sunda marah dan saat Niskawalatu Kencana naik tahta, dia memutuskan hubungan dengan kerajaan Majapahit. Dan melakukan aturan untuk melarang menikah bagi orang Jawa dan orang Sunda.

Nah sobat, di atas itu tadi merupakan penjelasan sedikit yang bisa saya sampaikan kepada sobat semua mengenai pernikahan orang Jawa dan orang Sunda yang masih dilarang sampai saat ini. Seperi yang sudah dilansir dari beberapa sumber, sobat bisa mempercayainya itu terserah kepada keluarga sobat. Yang terpenting kita harus percaya bahwa jika ada aturan-aturan yang sulit seperti itu demi kebaikan kita bersama.

Dan saya rasa cukup sekian dulu yang bisa saya sampaikan kepada sobat. Semoga artikel di atas menambah wawasan sobat, dan menjawab rasa penasaran sobat yang masih bertanya-tanya selama ini mengapa ada aturan pernikahan seperti itu. Sampai jumpa lagi pada artikel saya selanjutnya tentu dengan informasi yang lebih menarik lainnya.
Comment disabled
Copyright ©2015 PrsTiNta
Theme designed by Damzaky Powered by Blogger