CARA SUKSES BUDIDAYA KROTO

Cara Berternak Kroto
Hal tabu seperti ternak kroto inilah yang sekarang menjadi objek bagi wirausaha dan para petani yang ingin berternak.
Dalam ternak kroto ini, memang terdengan cukup tabu. Tapi tidak untuk para wirausaha dan para petani. Karena banyak info sukses dari mereka para wirausaha dan petani yang meraup jutaan rupiah dari berternak kroto ini.
Nah.. kami akan telusuri satu persatu cara berternak kroto ini. Untuk anda para pemula, kami harap info tentang berternak kroto dapat menjadi panduan sukses bagi anda para pemula yang ingin berternak kroto.

Cara Berternak Kroto Bibit Dari Alam

Cara berternak kroto dengan bibit alam adalah salah satu alternatif untuk berternak kroto. Yahh.. bibit untuk berternak kroto di ambil dari alam bebas. Seperti para pemburu kroto, mencari sarang semut rangrang lalu di ambil krotonya lalu di jual.
Tapi dalam Cara berternak kroto ini, dengan bibit alam ini sedikit berbeda. Cara berternak kroto alam ini dengan mengambil sarang semut rangrang yang ada krotonya lalu di ternak bukan untuk di jual.

Cara Berternak Kroto Bibit Dari Budidaya

Berbeda dengan cara berternak kroto dengan bibit alam. Cara berternak kroto ini adalah dengan membeli bibit kroto dari peternak yang sudah dulu berternak kroto. Ini adalah alternatif kedua jika kita tidak menemui bibit kroto di alam bebas.
Memang sangat berbeda dengan bibit dari alam. Cara berternak kroto dengan bibit dari peternak ini sudah lengkap. Biasanya jika beli dari peternak, bibit kroto sudah memiliki semut ratu, semut prajurit, semut pekerja dalam suatu koloni semut itu.

Cara Berternak Kroto Bibit Tanpa Ratu

Ini adalah alternatif ketiga untuk berternak kroto. Kenapa kami bilang alternatif ketiga ?. jika kita beli bibit dari peternak untuk berternak kroto. Harga bibit dan ratu di jual terpisah. Biasanya, harga bibit kroto sangat murah dari pada ratu semut.
Jadi jika anda memiliki modal yang hanya bisa untuk beli bibit semut rangrang saja. Anda pun juga bisa berternak kroto tanpa ratu. Tampa harus membeli ratunya. Hal ini sama juga saaat berternak kroto dari bibit alam bebas.
Apakah tidak apa-apa berternak tanpa ratu ?. Tidak.. karena asal mula ratu adalah dari bibit kroto yang biasa. Secara otomatis, bibit kroto yang akan kita ternak juga akan menghasilkan ratu dengan seiringnya waktu.

Cara Berternak Kroto Toples

Banyak para pertenak melakukan hal ini yaitu berternak dengan media sarang soptoples. Pada dasarnya semua media memilik fungsi yang sama yaitu untuk rumah semut rangrang dan untuk tempat telur-telut semut.

Keunggulan :

  • Media mudah di dapat
  • Kuantitas atau harga media sangat murah
  • Proses panen mudah
  • Cara jual sangat mudah
  • Mudah dalam pengamatan perkembangan kroto

Kelemahan :

  • Media termasuk kategori transparan
  • Cepat penuh karena media kecil

Cara Berternak Kroto Besek

Cara Berternak Kroto dengan media besek hapir sama dengan media sarang soptoples. Perbedaanya hanyalah bentuk dan keadaan ruangan serta bahan media tersebut.

Keunggulan :

  • Media besek memiliki tempat ruanmg yang kondusip
  • Tidak transparan
  • Terbuat dari bahan alami
  • Bisa dikatakan awet
  • Temperatur suhu dan kelembapan optimal

Kelemahan :

  • Kuantitas besek relatif mahal
  • Tak mudah di temui
  • Pasokan terbatas
  • Tidak bisa mengamati perkembangan kroto

Cara Berternak Kroto Paralon

Cara Berternak Kroto pada media paralon ini memang adalah satu media yang booming saat ini. Pada dasarnya, media paralon ini dalam Cara Berternak kroto ini adalah inovasi dari media sarang soptoples dan besek.

Keunggulan :

  • Media mudah di dapat
  • Lebih bisa tertata (Kerapian Kadang Kondusif)
  • Media cukup awet
  • Menampung banyak

Kelemahan :

  • Cara panek sangat sulit sekali
  • Pengemasan bibit sangat susah
  • Biaya pembuatan sangat mahal
  • Rumit untuk proses pengawasa perkembangan kroto

Cara Berternak Kroto Kardus

Dalam Cara Berternak kroto dengan kardus ini memang terdengar cukup aneh. Tapi ternyata banyak orang yang melakukan hal ini saat Cara Berternak kroto.

Keunggulan :

  • Murah
  • Kardus mudah didapat
  • Stok banyak sekali
  • Ukuran bervariasi

Kelemahan :

  • Perkembangan kroto tidak bisa di pantau
  • Proses pemanenan sangat sulit
  • Kadang semut tidak mau bersarang, jika salah memilih kardus

Hal Yang Perlu Diperhatikan Berternak Kroto

Kami bilang tak banyak tentang hal apa saja yang wajib di perhatikan dalam berternak kroto ini. Umum sekali, dengan Cara Berternak objek lainnya seperti sapi, ikan dan lain-lain.
Kami akan berikan beberapa hal yang bisa anda jadikan pedoman untuk berternak kroto. Walaupun terbilang mudah, tentu dalam sebuah bisnis tidak ada kata bodo amat. Dalam bisnis, wajib di pertimbangkang kan. Berikut kerangka acuan hal-hal yang perlu di perhatikan:

Lingkungan Berternak Kroto

  • Lokasi dalam berternak kroto usahakan sangat minim cahaya
  • Sirkulasi udara harus baik
  • Suhu lokasi optimal yaitu 26-30 Celsius
  • Lokasi harus memiliki kelembapan 60-72%

Rak Ternak Kroto

  • Usahakan saat berternak kroto menggunakan bahan rak yang berserat
  • Rak usahakan sesuai dengan kuantitas bibit

Keamanan Semut Kroto

  • Dalam ternak kroto, keamanan adalah hal yang tak perlu di sepelekan. Pasang media keamanan dengan memberikan air di setiap kaki rak dengan wadah atau juga dapat menggantinya dengan media kolam buatan. Hal ini berfungsi untuk menahan semut agar tidak kabur dan berceceran di lantai.

Pakan Saat Ternak Kroto

  • Dalam pemberian makan saat berternak kroto, usahakan memberikan pakan yang masih hidup.
  • Berikan makan bisa dengan ulat hongkong, ulat pisang, belalang, dan jangkrik.
  • Berilah minum semut rangrang dengan air gula dengan perbandingan 1 banding 4 (Gula:Air) setiap hari atau ketika minum habis.
  • Selamat Mencoba Sukses Semoga Bermanfaat

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel