ISI SURAT YANG DIKIRIM AHOK UNTUK JOKOWI





Gubernur Jakarta non-aktif, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengirim surat ke Presiden Joko Widodo terkait statusnya sebagai Gubernur Jakarta. Ahok mengirim surat pengunduran dirinya sebagai gubernur menyusul kasus dugaan penistaan agama yang tengah menjeratnya.

Hal ini diungkapkan oleh Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Sumarsono yang menyatakan bahwa Ahok telah mengirim surat langsung ke Presiden Jokowi perihal pengunduran dirinya dengan tembusan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Surat dari pak Ahok ke Presiden langsung dengan tembusan ke pak Mendagri (Tjahjo Kumolo). Status pak Ahok sudah diberhentikan sementara," terang Sumarsono, seperti dilansir dari Arah.com, Rabu (24/5/2017).




Dengan adanya surat ini, maka pengunduran diri Ahok dijadikan sebagai dasar pemberhentian secara permanen sebagai Gubernur JakartGa.

Dilansir dari Detik.com, surat tersebut diketik di atas kertas putih, diketik rapid an dibubuhkan tanda tangan dengan warna tinta biru.

"Mohon kiranya Bapak Presiden Republik Indonesia mengabulkan permohonan pengunduran diri saya ini,” tulis Ahok Dalam surat itu, menyusul vonis dua tahun yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara atas kasus dugaan penistaan agama yang menjeratnya.

Ahok sendiri baru saja mengeluarkan surat penyataan soal pencabutan hak banding atas vonisnya yang dibaca langsung oleh sang isteri, Veronica Tan, Selasa 25 Mei 2017 kemarin. Selasa (23/5/2017)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel