PENYAKIT MEMATIKAN PALING DI TAKUTI MANUSIA




Banyak sekali berbagai macam jenis penyakit yang dapat menyerang manusia. Penyakit yang dikategorikan baru dan aneh pun juga semakin bermunculan. Namun ada beberapa penyakit yang berbahaya dan di anggap menakutkan manusia. Mungkin sebagian dari Anda tidak menyadari bahwa betapa sangat berbahayanya jika terserang penyakit-penyakit yang bisa membahayakan tubuh.



Memang kita sering menganggap sepele terhadap penyakit yang ringan seperti flu, batul, demam dan lainnya. Seingga kita tidak langsung mengobati dengan cepat, malah kita sering menganggapnya itu hanya hal kecil, akan tetapi Anda tidak mengetahui bahwa penyakit tersebut adalah gejala dari penyakit berbahaya. Berikut penyakit paling mematikan di dunia :



1. HIV/AIDS

Acquired Immunodeficiency Syndrome atau Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) merupakan sejumlah gejala dan infeksi atau sindrom yang muncul disebabkan sistem kekebalan pada tubuh manusia yang rusak. Hal tersebut akibat dari infeksi virus HIV atau infeksi virus-virus lain yang mirip yang menyerang spesies lainnya (SIV, FIV, dan lain-lain). Walaupun sudah ada penanganan yang bisa memperlambat perkembangan virus tersebut, namun penyakit yang satu ini belum benar-benar bisa disembuhkan secara total.

Penyakit ini ditularkan melaluli keringat, jarum suntik, transfusi darah, air liur, kontak kulit, hubungan intim, ibu menyusui dan masih banyak lainnya. Penyakit AIDS diperkirakan sudah menginfeksi 38,6 juta orang di berbagai negara. Pada bulan Januari 2006, UNAIDS yang bekerja sama dengan WHO telah memperkirakan bahwa virus AIDS telah mengakibatkan kematian lebih dari 25 juta orang di dunia sejak pertama kalinya diakui pada tanggal 5 Juni 1981. Sehingga  penyakit ini adalah salah satu penyakit paling mematikan dalam sejarah



2. Leukimia (Kanker darah)


Penyakit ini desebabkan perbanyakan darah atau sumsum pada tulang yang biasanya diawali dengan perbanyakan secara tidak normal atau transformasi maligna verasal dari sel-sel pembentuk darah pada sumsum tulang dan dalam jaringan limfoid, umumnya terjadi pada leukosit (sel darah putih).

Sel-sel yang  masih normal dalam sumsum tulang digantikan dengan sel tidak normal atau abnormal. Sel abnormal tersebut akan keluar dari sumsum dan bisa ditemui di dalam darah perifer atau darah tepi. Sel leukemia ini bisa memengaruhi hematopoiesis atau sistem pembentukan sel darah  yang masih normal dan imunitas tubuh si penderita.

Menurut data yang dihimpun, pada tahun 2000 saja, tercatat ada sekitar 256.000 anak dan dewasa di seluruh berbagai negara terkena penyakit sejenis leukemia, dan 209.000 orang diantaranya telah meninggal dunia akibat dari penyakit tersebut. Dan hampir 90% orang dewasa terkena penyakit ini.


3. Ebola


Ebola merupakan sejenis dengan virus dari genus Ebolavirus, familia Filoviridae, dan nama dari penyakit ini yang diakibatkan oleh virus tersebut. Gejala awalnya yaitu muntah, diare, sakit badan, pendarahan dalam dan luar, dan demam. Tingkat kematian terserang penyakit ini berkisar antara 80% hingga 100%.
Sampai sekarang, Ebola merupakan salah satu penyakit yang sangat mematikan diseluruh dunia. Prosentase kesempatan untuk hidup bila sudah terserang penyakit ini masih 0% atau tidak mungkin, dan hingga sekarang vaksinasinya masih dalam pencarian. Penderita dari Ebola biasanya bisa langsung meninggal dalam perkiraan siklus 6 hari sampai 20 hari, atau terjadi sangat cepat.


4. Serangan Jantung


Terjadinya serangan jantung disebabkan oleh terhentinya aliran darah, walaupun itu hanya sebentar, namun yang menuju ke jantung, dan bisa menyebabkan sebagian dari sel jantung akan mati.Penyakit jantung, stroke, dan penyakit periferal arterial juga menjadi penyakit yang mematikan. Di berbagai negara, jumlah dari penderita penyakit ini semakin bertambah. Sebab ketiga kategori penyakit ini tidak terlepas dari pola hidup yang tidak sehat yang biasa dilakukan seiring dengan berubahnya pola hidup.

Hal-hal yang dapat memicu serangan jantung yaitu rokok, makan makanan berkolestrol tinggi, kurang gerak, jarang berolahraga, stres, dan kurang istirahat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel