RESIKO BERHUBUNGAN INTIM SAAT MASIH DALAM MASA NIFAS



 Ada sebagian pasangan yang tidak sabar untuk menunggu masa nifas, masa pemulihan ibu setelah melahirkan, dan langsung melakukan hubungan intim. Padahal, menurut pakar kesehatan, hal ini ternyata sangat beresiko untuk dilakukan. Apa sajakah resiko tersebut?
Dilansir doktersehat.com, sebuah kasus yang terjadi pada tahun 1998 lalu di West Yorkshire, Inggris, sepertinya bisa menjadi gambaran seperti apa resiko jika pasangan tetap nekat berhubungan intim saat masa nifas.
Bagaimana tidak, dua orang wanita dengan usia 22 tahun dan 29 hari diketahui meninggal gara-gara berhubungan intim setelah melahirkan secara normal 8 dan 5 hari sebelumnya.
Menurut pihak berwenang yang menyelidiki kematian mereka, hal ini terjadi karena adanya emboli atau gelembung udara yang masuk ke tubuh dan akhirnya menghambat aliran darah menuju jantung dan otak. Namun, apakah hal ini akan selalu terjadi pada mereka yang berhubungan intim di masa nifas?
Pakar kesehatan dr. Noviyanti SpOG yang berasal dari rumah sakit Mayapada, Tangerang, menyebutkan bahwa andai pasangan melakukan hubungan intim saat masa nifas, maka munculnya emboli pada pembuluh darah memang sangat mungkin untuk terjadi mengingat pada saat ini masih ada pembuluh darah yang terbuka.
Yang menjadi masalah adalah, gelembung udara ini bisa menyumbat peredaran darah dan akhirnya membuat tubuh kekurangan oksigen dan beresiko menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk kematian.
Sebagai informasi, pembuluh darah pada ibu yang baru saja melahirkan biasanya akan mengalami pelebaran atau dalam dunia medis disebut sebagai vasodilatasi selama 3 minggu setelah melahirkan dan barulah setelahnya pembuluh darah ini kembali ke ukuran normal.
Sementara itu, masa nifas yang biasanya selama 42 hari ini biasanya dihitung sebagai masa dimana darah masih bisa hilang dan muncul dari organ vital wanita. Pada saat inilah organ vital dan rahim secara keseluruhan masih dalam masa pemulihan setelah melahirkan atau pada jahitan saat melahirkan sehingga sebaiknya tidak digunakan untuk berhubungan intim terlebih dahulu.

LAKUKAN HUBUNGAN SEKS DENGAN HATI-HATI

        Setelah lewat masa nifas, atau sudah tiga bulan paska melahirkan, hubungan seks harus dimulai dengan hati-hati. Bagaimana supaya hubungan seks ini menjadi oke kembali, berikut tipnya:

1.      Keringnya organ intim wanita bisa saja terjadi, ini masih bisa dimaklumi. Mengatasinya pemberian lubrikan khusus diperkenankan. Penting, tahan dulu keinginan untuk berhubungan seks dengan posisi yang disukai. Karena diposisi yang paling baik di aksi perdana usai melahirkan adalah woman on top, yaitu posisi dimana istri dapat mengontrol laju dan dalamnya penetrasi saat berhubungan intim.

2.     Lelah/capek adalah masalah terbesar kedua wanita usai melahirkan, coba melakukan hubungan seks siang hari dimana bayi lebih banyak tidur, dan saat itu biasanya waktu suami dan istri tidak terlalu capai, sehingga bisa lebih menikmati hubungan seks.

3.     Latihan kegel penting dilakukan wanita, untuk memperkuat otot dasar panggul ini akan segera mengembalikan kekencangan otot-otot di vagina usai melahirkan.

4.     Tiap hari, cukupi kebutuhan nutrisi ibu sesuai anjuran dokter. Hal ini penting untuk vitalitas juga untuk ASI.

5.     Usai melahirkan, Manjakan diri di spa, untuk merawat diri, hal ini kerap kali ampuh mengubah  pandangan negatif karena runtuhnya kepercayaan diri, seperti merasa tak seksi lagi, menjadi gemuk, hingga menganggap dirinya tak lagi menarik di depan suami.

6.     Saat berhubungan seks, penting melakukan foreplay sebelum penetrasi. Bahkan secara psikologis wanita usai melahirkan memerlukan pemanasan yang lebih panjang untuk hubungan seks yang saling memuaskan.

7.     Suami sebaiknya mampu memahami secara emosional kebutuhan istri setelah melahirkan. Misalnya mendampingi istri pada saat menyusui atau mengurus bayinya, mau bangun tengah malam, ikut bantu menggendong, memijati istri kala capek. Hal ini akan membuat  istri senang, nyaman, dan lebih percaya diri. Hubungan seks pun dapat dilakukan lebih nyaman.

8.     Tingkatkan intensitas komunikasi yang intim oleh kedua pasangan. Dengan ini diharapkan, kedua belah pihak merasa saling membutuhkan dan menjadi jauh lebih dekat lagi. Sehingga keduanya sama-sama merasa nyaman dan bahagia.

9.  Jangan lupa menggunakan kontrasepsi saat berhubungan intim untuk mencegah kehamilan dengan jarak terlalu dekat.


Jadi, berhati-hati ya saat hendak berhubungan intim usai bersalin.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel