SENSASI LEMBUT HIDANGAN PENUTUP KHAS ITALIA PANNA COTTA





Panna Cotta merupakan salah satu dessert atau hidangan penutup khas Italia yang bercitarasa manis dan memiliki tampilan yang mirip pudding, tapi dengan tekstur berbeda.
Tak seperti pudding, jelly atau agar-agar yang bertekstur kenyal. Tekstur Panna Cotta lebih lembut layaknya tahu sutra. Inilah kunci yang membedakan antara Panna Cotta dengan Pudding, dan jadi salah satu keistimewaan dessert nan menawan ini.
Dalam bahasa Italia, Panna berarti cream, sedangkan Cotta adalah masak. Kedua kata tersebut mengandung arti cooked cream atau krim yang dimasak. Karena bahan dasar yang umum digunakan adalah campuran dari krim segar dan susu.
Sajian Panna Cotta mulanya berkembang di daerah Langhe, Piedmont-Italia Selatan, dan diciptakan oleh seorang wanita asal Hungaria di abad ke-19. Pada resep aslinya, Panna Cotta ditambahkan telur, kopi bubuk dan vanilli.
Selain krim dan susu, bahan pendukung yang wajib ada dalam pembuatan Panna Cotta adalah bahan pengental berupa gelatin. Gelatin inilah yang akan membentuk tekstur Panna Cotta berbeda dari Pudding, Jelly atau Agar-Agar yang menggunakan jelly atau rumput laut sebagai pembentuknya.
Dessert sederhana ini biasanya ditambahkan perasa atau saus, yang berasal dari buah-buahan, kopi, liquer, atau bahkan karamel. Sama halnya seperti pembuatan pudding, peralatan yang digunakan juga tergolong sederhana.
Hanya berupa timbangan dan gelas ukur untuk akurasi takaran bahan, panci dan ladle untuk merebus dan mengaduk adonan Panna cotta, serta kompor dan cetakan.

Proses membuat adonan Panna cotta

● dimulai dengan merendam gelatin bubuk atau gelatin lembaran dalam air dingin selama ± 5 menit hingga larut. Cara ini bertujuan mencegah gelatin menggumpal ketika dipanaskan.
● Dalam panci terpisah, krim kental dipanaskan bersama gula pasir hingga larut. Pada tahap ini krim tidak boleh direbus hingga mendidih, karena dapat menyebabkan tekstur krim kental pecah. Api yang digunakan juga harus api kecil dan sesekali diaduk rata. Setelah itu, ditambahkan larutan gelatin dan susu, lalu diaduk hingga rata.
● Selanjutnya adonan Panna cotta dituang ke dalam cetakan agar-agar atau loyang alumunim dan didinginkan dalam suhu ruang hingga suhunya turun.
● Kemudian Panna Cotta disimpan dalam lemari es sampai mengeras.
● Untuk siraman Panna Cotta berupa saus atau vla, dapat dibuat dari aneka buah, selai, cokelat, kopi atau karamel.

Di Italia, penyajian Panna Cotta selalu dikeluarkan dari dalam cetakan dan ditata cantik di atas piring dessert dengan siraman vla atau saus. Untuk memudahkan mengeluarkan Panna Cotta dari cetakan, setengah bagian cetakan direndamkan dalam air hangat kira-kira selama 10 detik.
Anda juga bisa langsung menyetak dan menata Panna cotta dengan cantik di dalam gelas atau cetakan yang sesuai selera. Selamat mencoba.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel