DISEBUT TERIMA ALIRAN DANA ALKES KEMENKES,AMIEN RAIS ANCAM AKAN BONGKAR KORUPSI 2 TOKOH PENTING




Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais usai shalat Idul Adha di Rumah Sakit Islam Sukapura, Jakarta Utara, Senin (12/9/2016)
BATAM. TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA-Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais menanggapi santai pencautan namanya dalam kasus korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes).
Amien menyebut, pencatutan namanya sebagai "blessing in the disguise" (berkah yang tersembunyi).
"Saya sudah baca dari berbagai informasi sesuai di media sosial itu," ujar Amien Rais di rumahnya, Condongcatur, Sleman, Kamis (1/6/2017).
Amien Rais mengungkapkan, dari informasi yang dibacanya, ia disebut-sebut menerima aliran dana dari tahun 2003 hingga 2007.
"Informasinya KPK membuka kembali, katanya saya mendapat aliran dana dari 2003 sampai 2007. Apapun, ini saya terima dengan senang hati, buat saya ini blessing in disguise," tegasnya.
Menurutnya, untuk menanggapi dan menerangkan tuduhan itu, ia berencana akan menggelar konferensi pers di rumahnya di Jakarta pada Jumat, 2 Juni 2017.
"Jadi supaya tidak terpecah-pecah besok jam 10 di rumah saya Gandaria, Jakarta, akan membuat press conference. Akan saya terangkan duduk perkaranya," tandasnya.
Setelah itu, mantan ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini akan mengunjungi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kedatanganya untuk menemui ketua KPK.
"Hari Senin saya akan minta ketemu Pak Agus Raharja dan ketua-ketua KPK yang lain. Syukur kalau utuh," tuturnya.
Di Kantor KPK, Amien juga akan membuat laporan terkait dugaan korupsi yang disebutnya melibatkan dua tokoh penting di negeri ini. Namun demikian, Amien enggan menyebutkan dua tokoh tersebut.
"Saya akan menyampaikan juga laporan saya mengenai dugaan korupsi dua tokoh besar di negeri ini yang selama ini mengendap, tidak diapa-apakan. Siapanya, nanti," pungkasnya. (*)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel