PENYEBAB HIPERTENSI PARU PARU

Tekanan Darah Tinggi vs Hipertensi Paru?
Tekanan darah tinggi atau adalah penyakit yang umum terjadi di masyarakat, dimana biasanya kita mengukur tekanan darah dengan alat tensimeter biasa di lengan kita, dan seringkali hal ini dilakukan secara rutin setiap kali kita ke Dokter.

Hipertensi, istilah medis dari tekanan darah tinggi, terjadi karena tekanan darah di pembuluh darah sistemik kita mengalami peningkatan karena berbagai sebab, misalnya karena mengkonsumsi banyak garam, produk bergaram tinggi, jarang berolah raga, lansia, usia lansia, minum minuman keras, merokok, dst.


Berbeda dengan tekanan darah tinggi biasa, Hipertensi Paru adalah tekanan darah tinggi yang terjadi di pembuluh yang lainnya, yaitu di pembuluh darah/arteri paru.

Arteri paru adalah pembuluh darah yang menghubungkan jantung ke paru-paru, dimana darah mengalir dari tubuh kita kembali ke paru-paru untuk mengambil oksigen baru.

Tekanan darah tinggi di paru ini terjadi karena terjadi penebalan/penyempitan pada arteri paru, sehingga membuat jantung kanan kesulitan memompa darah kembali ke paru-paru, dan akhirnya menyebabkan Hipertensi Paru.

Gejala Hipertensi Paru hampir sama seperti pasien jantung, yaitu :

– mudah lelah

– sesak nafas saat aktifitas/naik tangga

– pusing, pingsan

– detak jantung cepat/tidak beraturan

– bengkak di kaki/perut (edema)

– jantung kanan bengkak

– dsb.

Bila Anda atau keluarga mengalami gejala-gejala diatas, periksakan segera ke Dokter Jantung, karena Hipertensi Paru bersifat serius dan fatal, dan hanya dapat didiagnosa melalui alat khusus, yaitu USG Jantung atau Echocardiografi.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel