BAHAYA MANDI SETELAH BANGUN TIDUR




Mandi adalah mencuci tubuh dengan air dengan menyiramkan air ke dalam tubuh atau merendam tubuh di sungai, danau, danau, laut, kolam, atau bak mandi. Manusia butuh mandi untuk menghilangkan bau, debu, dan sel kulit yang sudah mati.
Jika banyak orang bilang mandi setelah terbangun bisa membuat tubuh lebih segar dan bersemangat untuk beraktivitas kembali. Tapi ternyata tidak semuanya benar.


Ada sejumlah penelitian terungkap jika mandi setelah bangun sangat berbahaya bagi tubuh. Salah satu bahaya yang perlu diketahui jika mandi setelah terbangun ini bisa membuat kaget tubuh. Dimana saraf tubuh bisa cenderung lebih kaget.

Seperti dikutip dari laman halosehat.com (2/06/2017), tidur adalah tahap dimana tubuh memiliki fase istirahat sehingga otak juga tidak sepenuhnya bekerja. Setelah terbangun dari tidur biasanya orang akan langsung menuju kamar mandi atau terburu-buru untuk bergerak.



Hal sepele ini ternyata berpotensi membawa gejala masalah kesehatan akibat tidak melancarkan peredaran darah.
Cara termudah untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan adalah dengan memberi waktu bagi tubuh untuk berbaring dan duduk perlahan. Dengan memberi jeda saat bangun tidur agar tidak bergerak atau mandi akan meminimalkan gejala hipotensi postural.

Tubuhnya yang langsung diguyur air saat bangun tidur secara langsung akan menimbulkan kaget pada saraf tubuh. Kesalahan yang paling sering terjadi adalah bangun tidur untuk segera mandi.

Jika kita melihat dari dekat, jantung terasa berdebar kencang dengan badan yang tidak seimbang saat berjalan. Secara medis, kebiasaan ini berpotensi menyebabkan tubuh mengalami hipotensi postural atau hipotensi ortostastis dan bahkan dislokasi tulang pinggul.



Berikut adalah beberapa bahaya ketika bangun tidur langsung mandi:

1. Tubuh gagal merespon

Bila kondisi tubuh dalam kondisi baik maka mandi yang dilakukan langsung setelah bangun tidak akan menunjukkan gejala masalah kesehatan secara langsung.

Ini karena sistem tubuh memiliki sirkulasi dan kekebalan yang kuat. Namun, kondisi ini biasanya tidak berlangsung lama sehingga nantinya juga berpotensi menyebabkan kegagalan tubuh dalam merespons.
Perubahan kondisi tubuh seperti munculnya pusing, penglihatan buram, keringat dingin, kelelahan dan kepayahan kesemutan pada bagian-bagian tertentu.


2. Tekanan darah yang tidak stabil

Kondisi tubuh saat tertidur akan berada dalam posisi santai dimana tekanan darah akan teraliri merata ke seluruh tubuh, terutama otak. Saat terbangun dari tidurnya dan langsung mandi maka darahnya akan sampai ke kaki secara tiba-tiba.

Hal ini dipengaruhi oleh gaya gravitasi yang menyebabkan darah mengalir dan terpusat di bagian bawah kaki. Akibatnya kinerja dan fungsi refleks dari sistem saraf yang mengendalikan organ tubuh akan terganggu.

3. Jantung berdebar lebih kencang

Tekanan darah yang tidak stabil akan menyebabkan kekurangan aliran darah ke otak dan jantung. Hal ini menyebabkan pusing dan berjalan tidak seimbang saat bangun tidur untuk mandi.

Sel khusus atau baroreseptor yang terletak di sebelah jantung dan artetri yang ditemukan di leher akan mencoba menurunkan tekanan darah. Proses penetral ini dilakukan dengan memompa lebih banyak darah untuk menstabilkan tekanan darah kembali dalam kondisi normal. Dampak dari proses tersebut adalah adanya detak jantung lebih cepat dari biasanya.

4. Dislokasi tulang pinggul

Ancaman ini bisa terjadi saat tubuh berdiri atau berjalan seketika setelah tidur. Biasanya orang yang bangun di tengah malam karena ingin buang air besar ke kamar mandi tidak akan berpikir untuk memberi jeda waktu bagi tubuh sebelum bergerak.

Ini adalah kebiasaan yang bila dilakukan dalam jangka panjang berpotensi menyebabkan dislokasi tulang pinggul. Dislokasi tulang pinggul adalah gejala di mana tulang pinggul bergeser ke mana seharusnya tidak.

Secara umum pergeseran tulang ini disebabkan oleh dampak keras pada tubuh. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa gaya hidup yang salah seperti bergerak segera setelah terbangun dari tidur juga berpotensi mengancam pinggul pinggul dislokasi.

Sebaiknya kita tidak terburu-buru mandi setelah terbangun dari tidurnya, beri waktu jeda agar tubuh berfungsi kembali.

5. Kematian mendadak

Bagi beberapa orang yang memiliki keterbatasan waktu istirahat atau tidur sebaiknya tidak mandi di pagi hari. Misalkan semalam Anda hanya memiliki waktu istirahat tidak lebih dari satu jam maka sebaiknya Anda tidak terburu-buru mandi setelah bangun tidur.

Bahkan kegiatan mandi ini dianggap dilarang dilakukan jika seseorang sama sekali tidak melakukan jeda. Kondisi tubuh yang bekerja terus menerus akan menyebabkan suhu tubuh dalam pemanasan.

Jadi bila tiba-tiba air asin memercik akan menyebabkan kondisi tubuh tidak stabil akibat melemburan suhu tubuh secara spontan. Jika daya tahan seseorang dalam kondisi buruk akan menyebabkan kematian mendadak akibat serangan jantung.
Jika kondisi ini dibiarkan terus menerus akan mengakibatkan masalah kesehatan seperti hipertensi atau tekanan darah tinggi, kadar kolesterol tinggi, stroke ringan dan bahkan serangan jantung yang berpotensi menyebabkan kematian.

Nah, jika Anda tidak ingin semua bahaya ini terjadi pada tubuh Anda. Lebih baik Anda bisa memberi lebih banyak waktu untuk bangun dan mandi seperti saat tidur dalam waktu 3-4 jam dan mandi setengah jam kemudian setelah bangun tidur.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel