INI KATA HANIF SJAHBANDI SOAL KARTU MERAH YANG DI TERIMANYA





Raut wajah gelandang timnas U-22 Indonesia, Hanif Abdulrauf Sjahbandi kelihatan sedih.
Semua itu terlihat pasca laga skuat Garuda Muda kontra timnas U-22 Vietnam yang berakhir imbang tanpa gol.
Pada laga Selasa (22/8/2017) malam itu, Hanif Abdulrauf Sjahbandi tampil sangat lugas dan spartan.
Dia menjadi gelandang bertahan skuat Garuda Muda dan pelatih Luis Milla menempatkannya sebagai pengganti Muhammad Hargianto.
Sebab, Hargianto main lebih ke depan karena menggantikan peran Evan Dimas yang absen karena akumulasi kartu kuning.
Hanif memang sukses dengan tugasnya, memotong aliran bola penyerang Vietnam di tengah.
Namun Hanif Sjahbandi beberapa kali mendapat teguran dari wasit Al Yaqqubi Omar Mubarak.
Pada pertengahan babak pertama pun kartu kuning pertama diterimanya.
Sayang memasuki menit ke-62, sebuah pelanggaran membuat wasit Mubarak mencabut kartu kuning kedua untuk Hanif Sjahbandi.
Yang disesalkan, pelanggaran itu sebenarnya tidak perlu terjadi karena ia sukses memotong aliran bola dan mengopernya.
Hanya saja, sikutan Hanif tampak disengaja.
Hasilnya sudah bisa ditebak, pemain Arema FC ini lalu menerima kartu merah dan harus meninggalkan lapangan lebih dulu.
Selepas laga, di Arema Mix Zone Stadion MP Selayang, Selangor, Hanif tak bisa menutupi kekecewaannya.
”Inilah sepakbola. Semoga kejadian ini makin membuat saya dewasa,” tutur Hanif Sjahbandi yang didampingi koordinator timnas Indonesia, Fanny Riawan.
”Selain itu, saya salut dengan perjuangan teman-teman pada pertandingan ini, terutama setelah saya keluar,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Laga Indonesia Vs Vietnam ini merupakan partai ’panas’ dengan tempo tinggi, karena kedua tim sama-sama ingin menang untuk mengamankan posisi.
Tetapi, laga berakhir tanpa gol dan penentuan lolos dari Grup B SEA Games 2017 baru dilaksanakan pada Kamis (24/8/2017) sore.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel