CARA MENJERNIHKAN AIR KERUH DAN MENGANDUNG LOGAM

Air merupakan sumber kehidupan, karena tanpa air manusia, hewan, dan tumbuhan tak bisa hidup. Bagi orang yang tinggal dekat dengan sumber air atau dataran rendah tentu tak masalah, tetapi bagi yang tinggal di dataran tinggi apalagi tandus, air menjadi masalah yang serius.

Dilansir dari wwf.or.id (10/10/2012), air merupakan kebutuhan dasar manusia. Namun air yang tersedia di bumi ini 97 persen ada di laut dan sisanya hanya sebesar 3 persen adalah air tawar yang kita digunakan untuk menunjang kehidupan sehari-hari. Ini pun tak semua wilayah mampu menyediakan air yang cukup. Di beberapa daerah yang mengalami kekeringan terkadang demi lima liter air, warga rela menuruni tebing terjal atau berjalan puluhan kilometer.





Beruntung orang yang mempunyai sumber air bersih baik dari PDAM atau sumur sendiri. Tapi tak selamanya air yang kita konsumsi jernih, kadang-kadang waktu musim hujan air PDAM pun menjadi keruh. Begitu juga dengan sumur bor kadang-kadang airnya berwarna kuning dan bau karat karena mengandung logam seperti Besi (Fe), Mangaan (Mg), dll.

Lalu bagaimana cara menjernihkan air yang keruh dan mengandung logam? Berikut cara sederhana untuk menjernihkan air.

Bahan dan alat yang diperlukan sebagai berikut:

1. Pipa 4” panjang 1 m.
2. Dop 4” 1 bh.
3. Busa tebal 1 cm ukuran (10 x 50) cm.
4. Batu kerikil ukuran diameter (0,5–1) cm.
5. Pasir cor secukupnya.
6. Kawat galvanis 1 m.
7. Paku 2” 4 bh.
8. Plastik penampung bawah pipa.
9. Pelubang pipa nomer 9.
10. Palu.

Dan ini langkah-langkah pembuatannya:


1. Cuci kerikil dan pasir sampai bersih dari tanah atau endapan
     kemudiam jemur sampai kering.
2. Lubangi dop PVC beberapa titik, masing-masing titik
    berdiameter 5 mm. Kemudian, tutup bagian bawah pipa PVC
    dengan dop tersebut.
3. Gunting busa tadi berbentuk lingkaran diameter 4” (cukup
     selembar) lalu masukkan ke dalam pipa PVC, letakkan di
     bagian paling bawah.
4. Kemudian, di atas busa tadi diisi dengan material pasir cor
     tinggi 10 cm, dan di atas pasir, dilapis busa 1 lembar,    
     kemudian diisi dengan material kerikil setinggi 10 cm.
5. Gulung busa sebesar 4” dengan tinggi 5 cm sampai berbentuk
     silinder, lalu masukkan di atas kerikil.
6. Letakkan pipa PVC yang sudah diisi dengan pasir, kerikil dan
    busa di atas dinding bak penampung air diikat pakai kawat
    galvanis. Sebelumnya, letakkan dahulu selembar plastik
    sampul atau wadah plastik dibawah pipa PVC agar air yang
    turun dari alat perjernih air itu bisa diarahkan ke dalam bak
    (tidak merembes keluar bak).
7. Pasang slang plastik elastis di mulut kran, kemudian
     ujungnya
8. masukkan ke dalam pipa PVC.
9. Hidupkan kran, dan mengucurlah air bersih yang siap anda untuk digunakan.

Catatan: Lakukan pengontrolan setiap minggu, apabila air yang turun dari lubang bawah pipa sedikit berarti sudah banyak endapan yang menempel pada busa, lapisan kerikil, dan pasir. Jika busa, krikil dan pasir sudah banyak endapan tanah, sebaiknya dicuci dulu.Untuk memudahkan pemakaian sebaiknya dibuat 2 buah pipa saringan supaya bisa dipakai saling bergantian.
Semoga bermanfaat.
Baca Sumber.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel