21 MARET INDONESIA AKAN ALAMI FENOMENA HARI TANPA BAYANGAN



Tahukah kamu kalau 21 Maret nanti matahari akan tepat berada di atas garis ekuator? Nah, fenomena ini menjadi menarik bagi negara Indonesia yang letaknya melintang pada garis ekuator atau khatulistiwa. Mengapa menarik? Sebab pada kondisi demikian, diramalkan bahwa manusia, bangunan, dan benda hitam lainnya akan kehilangan bayangannya. Wah, sudah seperti hantu saja ya? Tentu saja ini adalah hal yang sangat menarik dan fenomenal bagi masyarakat kita. Biasanya fenomena ini akan terjadi pada tengah hari atau siang hari saja, tidak terjadi seharian.
Nah, selain ‘hari tanpa bayangan’ ini, ada loh beberapa fenomena alam lain yang pastinya bikin kamu tercengang. Daripada penasaran, mari tengok apa saja fenomena alam itu.

1. Light Pillar

Sesuai dengan namanya, fenomena ini menyerupai adanya pilar-pilar cahaya berwarna-warni yang seakan menyangga langit. Nah, fenomena ini terjadi akibat refleksi cahaya, baik dari cahaya matahari, cahaya bulan, maupun cahaya lampu yang mengenai kristal-kristal es yang kecil. Kristal-kristal es ini berada diantara lapisan atmosfir sehingga ketika ada cahaya menimpanya, kristal es ini akan menampilkan spektrum warna yang unik gitu. Sayangnya, Indonesia tidak bisa nih kedatangan fenomena ini, sebab light pillar hanya terjadi di negara-negara subtropis yang dingin.

2. Meteor Shower

Bukan meteor garden ya, tapi meteor shower. Kalau kita sih sering menyebutnya hujan meteor. Nah, hujan meteor ini bukan fenomena langka lagi, sebab ada hujan meteor rutinan yang bisa diprediksi hadir tiap tahun. Seperti hujan meteor quadrantids yang umum terjadi pada awal Januari. Hujan meteor sendiri terjadi karena pecahan-pecahan meteoroid yang jatuh menuju bumi dengan kecepatan tinggi, sehingga membuatnya tampak memiliki ekor dan bercahaya.

3. Aurora

Aurora memang peristiwa alam yang epik sebab langit seperti menampilkan efek iluminasi Berlin leuchtet yang umum digelar di kota Berlin tiap musim gugur. Nah, bedanya aurora murni pertunjukkan alam tanpa sentuhan tangan manusia. Aurora terjadi karena adanya interaksi antara medan magnetik bumi dengan partikel bermuatan yang dipancarkan matahari. Oleh sebab itu, aurora umumnya muncul di bagian bumi utara dan selatan yang dekat dengan kutub bumi. Sebab pada area kutub ini medan magnetnya sangat kuat. Lagi-lagi, Indonesia tidak kebagian ya.

4. Sun Dog

Sun dog disebut juga parhelion, yakni seolah-olah matahari berjumalah 3 buah. Tapi ini tidak benar-benar nyata kok, hanya ilusi saja. Jadi, karena adanya efek pembiasan cahaya matahari oleh kristal-kristal es, seolah-olah akan ada dua titik terang yang membentuk lengkungan dan mengapit matahari. Fenomena ini bisa dilihat di mana saja dan kapan saja, hanya saja sering kali fenomena ini hanya terlihat samar-samar. Sehingga kamu tidak meyadari kalau sedang terjadi sun dog ini.

5. Virga

Ini tidak kalah cantik sih dari aurora. Virga merupakan fenomena alam saat awan nampak runtuh. Yup, jadi awan-awan akan nampak memiliki akar-akar gitu ya. Fenomena ini terjadi karena penguapan atau penyubliman kristal es dari awan yang terjadi sangat cepat bahkan sebelum si kristal sempat turun ke bumi membentuk hujan. Oleh sebab itu, biasanya fenomena ini terjadi di negara-negara tropis dengan suhu cukup tinggi. Misalnya Afrika Utara.

Nah itu dia 5 fenomena alam yang unik. Dari 5 fenomena tersebut, kamu sudah pernah menjumpai yang mana nih? Kalau belum ada yang pernah, ditunggu tanggal 21 Maret saja ya!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel