JAMUR ASAL JEPANG YANG PALING TERKENAL DI DUNIA

Salam sepora lurrr....
Sedikit refrensi biar nanbah pengatahuan dari jamur kita liat beberapa jamur yang terkenal di negeri sakura
Salah satunya saya pernah merasakan jamur yang nomer 3 rasanya aneh maklum baru pertama kali ngrasain makan jamur itu pun ditraktir m bos pas ada pertemuan kantor, di Ancol
Langsung aja kita simak sapa tau ada yang pernah nyoba,,,

1 – Shiitake

Tidak ada yang lebih populer selain Shiitake. Jamur Jepang ini merupakan jamur nomor satu tidak hanya di negaranya, tapi juga di dunia! Nama lain dari Shiitake adalah Shi Mushroom, namun juga terkadang disebut Take Mushroom atau hanya Take saja. Berbeda dengan bahasa Jepang-nya sendiri, Shii dapat diartikan sebagai kematian. Menyeramkan bukan? Meski begitu, Shitake merupakan sayuran yang amat sehat bagi tubuh. Asal jangan dikonsumsi secara berlebihan atau dimasak dengan cara yang salah.
Shiitake memiliki tudung yang realtif besar dari jamur lainnya, berwarma cokelat muda hingga gelap, dengan batangnya berwarna putih bersih walaupun terkadang ada yang agak kotor. Jamur satu ini sangat baik bagi tubuh, Vit B, D, dan Fosfor yang terkandung di dalamnya berguna untuk menurunkan kolesterol, memperbaiki kekuatan tulang, dan bersifat anti-viral karena merangsang sel kekebalan tubuh agar menjadi lebih tanggap mengatasi penyakit infeksi akibat virus.

2 – Maitake

Di sini siapa yang namanya Mai/Mei? Pasti lahirnya di bulan ke-5 ya? Oke, agak receh memang, jadi abaikan saja. Maitake merupakan salah satu jamur Jepang yang cukup terkenal setelah Shitake. Orang luar lebih sering menggunakan istilah Flower Mushroom atau Jamur Kembang untuk menyebut jamur lucu ini. Teksturnya lembut, berwarna putih, dan mudah dimasakan tanpa perlu dipotong-potong menggunakan pisau.
Maitake memiliki rasa yang kuat untuk sekelas jamur yang imut. Pedas adalah rasa yang unik dan khas dari jamur satu ini. Itulah sebabnya orang Jepang sering kali mengurangi tambahan cabai ketika membuat tumisan Maitake. Meski banyak dibudidayakan di Jepang, kelezatan jamur yang sehat ini juga dapat ditemukan di hutan yang penuh pepohonan berbatang kayu keras di beberapa bagian negara. Kelebihan utama dari Maitake yaitu kandungan Antioksidan dan Vit C yang tinggi, berguna dalam membantu regenerasi sel yang rusak sehingga luka menjadi lebih cepat sembuh.

3 – Enoki

Sama seperti Maitake, Enoki juga memiliki ukuran yang cukup kecil. Jamur Jepang yang memiliki nama panjang Enokitake ini mempunyai bentuk yang panjang, tipis, dan rapuhnya melebihi Maitake, yang terbilang mirip sapu lidi. Enoki sering disebut Winter Mushroom atau yang dalam bahasa Indonesia Jamur Musim Dingin. Hal tersebut dikarenakan musim panen Enoki mulai dari bulan September sampai dengan Maret. Meski banyak ditemukan pada musim dingin, Enoki adalah tanaman yang dibudidayakan sehingga tersedia di pasar tradisional atau swalayan modern Jepang kapan pun.
Akiba-chan dan Akiba-kei sekalian harus tahu, bahwa Enoki termasuk salah satu bahan yang paling banyak digunakan dalam pembuatan ramuan alami atau yang biasa disebut obat herbal. Cina dan Korea adalah kedua negara yang sering menggunakan Enokitake sebagai alternatif pengobatan demam, pilek, dan sakit tenggorokan. Ini disebabkan kandungan Vit B, Zat Besi, dan Protein yang terkandung dalam Enoki membantu pemulihan tubuh seseorang yang mengonsumsinya. Enoki seringnya dibuat sup karena aromanya yang wangi bisa menaikkan selera makan orang yang sedang sakit.

4 – Eringi

jamur jepang
Eringi dikenal dengan berbagai sebutan. Beberapa julukan untuk jamur Jepang yang satu ini antara lain: King Trumpet, King Oyster, dan French Horn. Eringi merupakan jamur tiram paling besar dari jenis jamur lainnya. Jamur unik tersebut tidak hanya tumbuh di Jepang, namun juga banyak ditemukan di bagian negara lain, seperti Eropa Mediterania, Timur Tengah, atau Afrika Utara. Minasan dapat dengan mudah mengenalinya dengan batangnya yang gemuk, berwarna putih, dan bertangkai cokelat yang relatif kecil. Sementara itu Eringi hampir tidak memiliki aroma yang khas layaknya jamur pada umumnya.
Apa yang lebih baik dari pengganti daging panggang selain Eringi? Jawabannya: tidak ada. Ya, tidak ada yang lebih baik sebagai pengganti daging panggang selain potongan Eringi yang dibumbui! Vegetarian boleh bersuka ria karenanya, sebab Eringi kaya akan Karbohidrat, Protein, dan Vit D sehingga benar-benar dapat dipakai oleh kalian yang tidak dapat mengonsumsi daging. Selain itu, kandungan Vit B3 dalam jamur Eringi dapat mengurangi risiko penyakit kronis karena meningkatkan aliran darah, mengurangi zat karsinogen penyebab kanker, serta membantu mengatasi masalah kulit.

5 – Matsutake

Layaknya Maitake, Matsutake memiliki rasa yang khas berupa rasa pedas. Jamur ini tumbuh di kawasan Asia, Eropa, dan Amerika Utara. Meski begitu, Matsutake terbilang cukup sulit ditemukan. Dibutuhkan medan yang sangat spesifik agar Matsutake dapat tumbuh dan berkembang biak. Misalnya, di bawah pohon pinus merah. Oleh karenanya, jamur Matsutake tidaklah lebih populer dari jamur yang lain. Penyebabnya tentu saja karena kelangkaan Matsutake menjadikan harganya yang melambung cukup tinggi. Kandungan Kalium dalam satu porsi Matsutake dapat mengatasi kekurangan cairan nutrisi tubuh akibat diare parah.

6 – Nameko

Untuk seukuran jamur yang mungil, Nameko adalah jamur yang memiliki wujud paling aneh. Di alam bebas tempat Nameko tumbuh dan berkembang biak, jamur Jepang ini tampak menyerupai sekelompok jeruk kecil yang menggoda untuk segera dipetik. Nyatanya, Nameko merupakan jamur, bukan jeruk! Jamur unik tersebut memiliki tudung berwarna kuning yang sekilas mirip dengan jeruk. Lapisan Nameko amatlah empuk seperti agar-agar. Bagi yang mengonsumsinya akan mendapatkan manfaat berupa kesehatan tulang yang baik, karena kandungan Kalsium dalam satu porsi Nameko setara dengan segelas susu (bukan iklan permen lho ya ini).

7 – Shimeji

Shimeji merupakan kelompok jamur yang hadir dalam berbagai bentuk dan warna. Jamur Jepang yang terakhir ini semuanya memiliki tekstur dan rasa yang sama. Jika masih mentah, aroma Shimeji akan terasa sedikit pahit. Meski begitu, Minasan tidak usah risau, aroma yang tidak enak tersebut bakalan hilang setelah dimasak sampai matang. Potassium, Protein, Seng, dan Tembaga dalam Shimeji menjaga jantung tetap sehat, membantu tubuh agar tetap terlihat ideal, dan mengatasi penumpukan kolesterol yang merupakan biang keladi dari segala penyakit.
Semoga bermanfaat salam spora'''

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel